Home / Uncategorized / Seorang Petani Paruh Baya Di Riau Nekad Cabuli 9 Bocah SD

Seorang Petani Paruh Baya Di Riau Nekad Cabuli 9 Bocah SD

Seorang Petani Paruh Baya Di Riau Nekad Cabuli 9 Bocah SD – M (57) , seseorang petani di suatu desa Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, Riau, diciduk polisi. Dia diciduk polisi sehabis mencabuli 9 bocah Sekolah Basic dengan paksaan serta ancaman.

Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto mengemukakan, aktor udah di tangkap dikarenakan perbuatan cabul pada anak dibawah usia. Perbuatan itu dijalankan aktor pada Maret lantas serta baru tersingkap.

” Korban ada 9 orang, tetapi baru empat orang yg memberikan laporan peristiwa Polsek Kuantan Tengah dikarenakan orang-tua korban yang lain masih tetap ada di kebun, ” papar Fibri terhadap merdeka. com, Senin (16/4) .

Tindakan cabul itu dijalankan aktor pada banyak korban di tempat tinggalnya. Sampai kini banyak korban tdk berani mengadu ke orang-tua semasing dikarenakan takut ancaman aktor.

Selanjutnya, ada warga yg mengerti peristiwa itu lantas ceritakan terhadap salah satunya orang-tua korban. Pada Sabtu (14/4) siang, tetangga salah satunya korban berinisial D, memberi kabar terhadap ibu korban anaknya dicabuli aktor M.

” Seterusnya pelapor bertanya terhadap anaknya, apa yg udah dijalankan aktor. Korban pada akhirnya ceritakan pada Maret lantas di ajak aktor ke tempat tinggalnya. Selanjutnya aktor mencabuli korban dengan paksaan serta ancaman, ” kata Fibri.

Mendengar pernyataan itu, ibu korban juga emosi bercampur sedih. Atas peristiwa itu, ibu korban tdk merasakan puas serta memberikan laporan aktor ke Polsek Kuantan Tengah biar di tangkap.

” Sehabis terima laporan orang-tua korban, petugas segera melaksanakan penyelidikan serta sukses menangkap aktor tanpa ada perlawanan, ” tukas Fibri.

Tdk hingga di situ, polisi juga mencari tahu korban yg beda serta beroleh info ada 9 korban beda. Tapi, baru 4 korban yg memberikan laporan peristiwa itu sehabis korban pertama melapor.

” Bersamaan perlakuan persoalan pada aktor, petugas juga menyelidiki korban yang lain. Aktor dijerat Undang-undang nomer 35 th. 2014 terkait perlindungan anak, ancamannya hukuman penjara 15 th., ” pungkas Fibri.

About admin