Home / berita umum / Karyawan Distributor di Pasuruan Curi 11 Ton Semen dengan Cara Titipkan ke Sopir

Karyawan Distributor di Pasuruan Curi 11 Ton Semen dengan Cara Titipkan ke Sopir

Karyawan Distributor di Pasuruan Curi 11 Ton Semen dengan Cara Titipkan ke Sopir – Dua pencuri 11 ton semen di Pasuruan dibekuk. Mereka yang disebut karyawan satu perusahaan distributor mengambil semen itu lewat cara menitipkan pada beberapa sopir yang mengangkat semen dari gudang perusahaan.

Ke-2 aktor yaitu Feri Aditya (25) serta Heru Siswanto (45). Mereka adalah karyawan satu gudang distributor semen PT Jawa Karena Penting di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Di perusahaan itu, Feri serta Heru mempunyai jabatan yang termasuk strategis. Feri yang disebut masyarakat Kecamatan Sukun, Kota Malang menjabat menjadi kepala gudang. Sedang Heru yang disebut masyarakat Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri seseorang pengawas gudang.

Kedua-duanya diamankan waktu kerja sebab disangka sudah mengambil 11 ton semen dari gudang itu. Pencurian itu terkuak sesudah dikerjakan audit di akhir bulan Januari. Manajemen temukan beda barang yang berarti sampai 11 ton semen. Pihak manajemen berprasangka buruk serta memberikan laporan kedua-duanya ke polisi.

“Sesudah dikerjakan penyidikan mendalam, anggota pada akhirnya mengamankan ke-2 orang ini,” kata Kapolsek Gempol, Kompol Maryono di Mapolsek Gempol, Selasa (12/3/2019).

Maryono menjelaskan, pencurian itu dikerjakan setahap lewat cara menitipkan semen ke beberapa sopir. “Modus yang mereka pakai lewat cara menitipkan beberapa semen pada sopir dari konsumen yang hadir ke gudang untuk disimpan di satu tempat. Modus ini dikerjakan berkali-kali dengan setahap semenjak April 2018 sampai Januari 2019,” paparnya.

Kanit Reskrim Polsek Gempol Iptu Agus Purnomo menjelaskan, pihaknya selalu meningkatkan masalah itu. Pihaknya akan mengecek sopir-sopir yang disangka ikut serta.

“Sesaat masih tetap dua orang yang ditangkap, tetapi kami masih tetap meningkatkan masalah ini, termasuk juga sopir yang mengangkat semen,” kata Agus.

Sesaat Feri serta Heru mengaku mengambil semen untuk meningkatkan pendapatan. Uang hasil penjualan semen dipakai untuk beli perkakas rumah tangga serta kepentingan yang lain.

About admin