Home / Uncategorized / Warga Sumut Kecewa, Adakan Panjat Pinang Di Jalan Rusak

Warga Sumut Kecewa, Adakan Panjat Pinang Di Jalan Rusak

Warga Sumut Kecewa, Adakan Panjat Pinang Di Jalan Rusak – Warga di Jalan MT Haryono, Kelurahan Bincar, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), nekat mengadakan tindakan panjat pinang di tubuh jalan yang alami rusak kronis. Tindakan itu jadi bentuk memprotes pada pemerintah setempat yg tidak kunjung melakukan perbaikan tubuh jalan di lokasi itu.

Walau batang pinang itu dibangun di tubuh jalan yang rusak, tetapi, semangat warga, terlebih dari kelompok remaja tidak kendur untuk rayakan HUT RI 72.

Bahkan juga, beberapa anak-anak serta kelompok wanita tampak semangat membangun serta menggantungkan hadiah di batang pinang itu. Beragam hadiah disiapkan oleh panitia panjat pinang, dari mulai beberapa barang kepentingan keseharian, sampai uang. Pastinya, hadiah itu untuk berikan motivasi warga supaya turut lomba panjat pinang ditempat itu.

Yuslaini Siregar (46), salah seseorang warga setempat menyebutkan, tindakan itu jadi bentuk memprotes pada pemerintah, karna tidak sempat memerhatikan keadaan jalan di lokasi itu.

” Kami memohon supaya Pemerintah Propinsi Sumut agar melakukan perbaikan tubuh jalan ini, karna telah bertahun-tahun keadaannya rusak kronis, ” katanya pada SINDONews saat didapati di tempat. Dia menyebutkan, orang-orang telah berkali-kali memohon perbaikan, tetapi tidak sempat digubris.

” Semoga, dengan terdapatnya tindakan ini juga akan buka perhatian pemerintah untuk melakukan perbaikan tubuh jalan ini, ” tandasnya.

Beda sekali lagi pernyataan Ummi Habibi (48). Menurut dia, tindakan panjat pinang di tubuh jalan yang rusak itu berniat di buat oleh warga, karna tubuh jalan di lokasi itu tidak sempat diperbaiki serta sekarang ini alami rusaknya yang cukup kronis.

Menurut dia, warga di tempat itu telah resah, karna jika cuaca hujan, jadi tubuh jalan juga akan berlumpur. Demikian sebaliknya, jika panas, jadi tempat tinggal warga juga akan dipenuhi debu. ” Saya mengharapkan pada pak gubernur supaya ingin melakukan perbaikan jalan ini, karna tubuh jalan ini punya propinsi, bukanlah Kota Padangsidimpuan, ” paparnya.

Dia menyebutkan, harusnya pemerintah memberi perhatian spesial pada jalan itu, karna banyak petinggi negara yang sempat serta berada tinggal di lokasi itu seperti, Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu, Gus Irawan Pasaribu (Komisi VII DPR-RI), Bomer Pasaribu, bekas duta besar Indonesia untuk Denmark serta Lithuania.

About admin