Home / indonesia / Tiga Anggota Polisi Yang Kena Teror Berhak Dapat Penghargaan

Tiga Anggota Polisi Yang Kena Teror Berhak Dapat Penghargaan

Tiga Anggota Polisi Yang Kena Teror Berhak Dapat Penghargaan – Wakil Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Tjahjo Kumolo memiliki pendapat kalau anggota Polri sebagai korban serangan teror waktu tengah bertugas, semestinya memperoleh penghargaan dari Negara.

Menurut Tjahjo, sebagian negara sudah bikin kebijakan tentang hal itu.

” Mesti dipikirkan penghargaan Negara pada petugas Polri yang tengah bertugas terkena serangan teror atau tindak pidana lain, ” kata Tjahjo lewat pesan singkat, Minggu (28/5/2017) .

Tjahjo yang juga Menteri Dalam Negeri itu juga mengungkapkan utamanya perlindungan lebih pada anggota Polri yang tengah bertugas. Hal semacam itu untuk menghadapi jika terserang teroris.

Hal semacam ini disebutkan Tjahjo menyusul banyak tindakan terorisme yang diperuntukkan pada polisi. Dalam sekian kali serangan, senantiasa ada polisi sebagai korban.

Terkahir, tiga polisi gugur dalam momen ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketiganya, yaitu Bripda Ridho, Bripda Taufan, dan Bripda Gilang.

Mereka yang disebut anggota Sabhara Polda Metro Jaya wafat terdampak bom waktu tengah mengawal aktivitas pawai obor yang melewati Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017) malam.

Diluar itu, enam anggota Polri luka-luka akibat ledakan itu. Mereka yaitu Bripda Feri, Bripda Yogi, Bripda M. Fuji, Bripda M. Al Agung, Bripda Sukron, serta Bripda Pandu Dwi.

Satu polisi lain, Bripda Muhammad Fauzi Saputra juga dibawa ke RS Bhayangkara Polri karna alami trauma.

About admin