Home / berita umum / Terlibat Cekcok Masalah Tanah Warisan, Kakek di Grobogan Bunuh Adik Kandungnya

Terlibat Cekcok Masalah Tanah Warisan, Kakek di Grobogan Bunuh Adik Kandungnya

Terlibat Cekcok Masalah Tanah Warisan, Kakek di Grobogan Bunuh Adik Kandungnya – Seseorang pria lanjut usia di Grobogan, Wadiyo (65) tega membacok adik kandungnya, Radi (63) sampai meninggal. Awal mulanya, Wadiyo serta Radi berperan bercekcok problem batas tanah warisan.

“Motifnya problem batas tanah. Problem batas swah iku (itu), lho. Aktor kan kangmase kandung (kakak kandungnya). Meh digenahke, malahan adikke misuh-misuh, ngamuk-ngamuk, bercekcok (Akan meluruskan problem, malahan adiknya mengumpat, mengamuk, bercekcok). Akhire dibacok (Selanjutnya dibacok),” tutur Kapolsek Karangrayung, AKP Sukardi, Minggu (27/1/2019).

Selesai peristiwa, aktor pulang ke tempat tinggalnya. Di selama jalan, kata Sukardi, aktor menyatakan pada orang yang ditemuinya di jalan kalau ia barusan membunuh.

“Tidak melarikan diri. Malahan narasi sama tetangga. Saya bar mateni wong (saya habis membunuh orang). Terno saya neng kantor polisi (antar saya ke kantor polisi). Selanjutnya polisi menangkap aktor dalam rumah,” timpalnya

Polisi tangkap aktor dan satu sabit, busana punya korban, dua tali tambang serta sepeda.

Diwawancara terpisah, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi Siswanto menjelaskan, aktor memperlancar laganya dalam rumah korban yang terdapat di Dusun Dunglo, Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan pada waktu 07.00 WIB pagi barusan.

Polisimeringkus aktor di tempat tinggalnya di Dusun Beketro, RT 1 RW 1, Desa Telawah, Kecamatan Karangrayung, tidak lama selesai peristiwa.

Agus Supriyadi Siswanto menjelaskan, aktor hadir area peristiwa namun korban tidak ada di tempat tinggalnya. Berdasarkan info saksi pada polisi, aktor selanjutnya tunggu korban di muka rumah. Tidak lama setalah itu korban hadir bersama dengan cucunya.

“Lantas berjumpa dengan aktor. Setelah itu berlangsung bercekcok mulut pada mereka. Selanjutnya aktor langsung membacok korban dibawah telinga sisi kanan, selanjutnya korban masuk ke rumah lantas menempatkan cucunya,” ungkapnya.

“Sesudah cucunya ditempatkan oleh korban, aktor langsung membacok yang ke dua kali yang tentang perut korban sampai usus keluar sampai korban wafat dalam tempat, motifnya sebab batas tanah warisan, ” tutur Agus.

About admin