Home / berita umum / Selamat Dari Maut Tobi Kini Tidak Mau Menggulang Lagi

Selamat Dari Maut Tobi Kini Tidak Mau Menggulang Lagi

Selamat Dari Maut Tobi Kini Tidak Mau Menggulang Lagi  – Maut nyaris saja menjemput Tobi (18) . Warga Kampung Cibeneur, Desa/Kecamatan Nagreg ini selamat sesudah menenggak minuman keras (miras) oplosan, berjenis ginseng. Seseorang rekannya wafat serta satu orang masih tetap dirawat.

Sesudah dinyatakan sehat serta dizinkan pulang oleh dokter di RSUD Cicalengka, Tobi cuma tertunduk lesu di kursi yang berada pada pintu IGD ditemani oleh pamannya, Yayat (47) , menanti dijemput oleh pihak keluarga.

” Masuk rumah sakit tempo hari malam (10/4) , saat ini telah sehat serta dibolehkan pulang, ” kata Tobi di IGD RSUD Cicalengka, Rabu (11/4/2018) .

Tobi menyesali tindakannya serta bakalan tidak mengulangi perbuatan yang nyaris merenggut nyawanya. Tobi menjadi pasien ke-8 yang diizinkan pulang saat pagi ini.

Tobi mengungkap, ia menenggak miras oplosan tipe ginseng tiga botol serta satu botol miras bermerk intisari dengan dua rekannya Iwan (28) serta Tatang (32) .

” Saya minum di dekat POM Bensin Lingkar Nagreg, Jumat (6/4) lantas, beli miras di muka Indomaret Citaman Nagreg, ” katanya.

Menurutnya, selesai menggak empat botol miras sekalian dengan dua orang rekannya resikonya memambukkan. ” Berselang dua hari, cocok Hari Senin (9/4) , pusing serta sakit perut, ” tutur Tobi.

Tobi mengakui bersukur karna nyawanya mampu selamat dari minuman maut itu. Karna Iwan sekarang ini masih tetap dirawat dengan intensif serta Tatang telah wafat dunia.

” Minumnya, ginseng sama intisari, ginseng dahulu lantas intisari. Saya tidak paham bakal jadi ini, saya menyesal serta berjanji bakalan tidak mengulangi perbuatan ini, ” ujarnya.

Korban miras oplosan di Kabupaten Bandung berangsur lebih baik, rata-rata beberapa pasien yang dirawat di tiga rumah sakit di Kabupaten Bandung telah dizinkan pulang.

Hal itu disebutkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Achmad Kustiadji. Menurutnya, walau pasien di RSUD Cicalengka, Rabu (11/4/2018) jadi bertambah jadi 122 orang dari satu hari terlebih dulu cuma 94 orang, tetapi rata-rata pasien di tempat IGD serta rawat inap telah beranjak pulang.

Pantauan di RSUD Cicalengka, selang saat satu jam dari Pukul 06. 00-07. 00 WIB, tujuh orang pasien yang telah dinyatakan sehat keluar dari tempat IGD.

” 80 % telah pulang di RSUD Cicalengka, tempo hari malam saja yang dirawat di ruangan rawat inap dari sembilan orang jadi empat orang, belumlah lagi yang dirawat di IGD, ” kata Achmad lewat sambungan telepon.

Achmad mengungungkapkan, keseluruhan korban miras oplosan di Kabupaten Bandung jadi 174 orang. 122 pasien yang masuk ke RSUD Cicalengka, 26 RSUD Majalaya serta 26 RS AMC Cileunyi.

” Korban wafat dunia 41 orang. 31 orang di RSUD Ciclengka, 3 orang di RSUD Majalaya serta 7 orang di RS AMC Cileunyi, ” katanya.

Bukan sekedar di RSUD Cicalengka, menurut dia dirumah sakit beda juga pasien telah beranjak pulang. ” Sama telah pulang. Pasien yang masuk masih tetap di tiga rumah sakit, belumlah ada berita dirumah sakit beda, ” imbuhnya.

Satu diantara pasien yang telah dinyatakan sehat, Heri yang disebut warga Cicalengka mengatakan kalau dianya sendiri telah sehat.

” Alhamdulillah sehat. Dirawat satu hari di IGD, saat ini telah sehat. Saya minum dari Jumat kerasa tempo hari, ” tutur Hari.

Waktu disinggung berkaitan tempat dan lokasi ia beli miras oplosan itu, Hari pilih tutup mulut, walau mass media mengubernya sampai halaman rumah sakit.

About admin