Home / Uncategorized / PT Industri Kereta Barah (INKA) Tembus Pasar Internasional

PT Industri Kereta Barah (INKA) Tembus Pasar Internasional

PT Industri Kereta Barah (INKA) Tembus Pasar Internasional – PT Industri Kereta Barah (INKA) memperluas penjualan sampai ke luar negeri, satu diantaranya ke Sudan. Negara di Afrika Utara itu telah miliki gagasan pengembangan kereta barah 2016–2029.

Mega proyek pemerintah Sudan itu membutuhkan investasi dan partisipasi negara-negara teman dekat, termasuk juga Indonesia, dalam jumlah yang cukup besar.

Manager Pemasaran Luar Negeri INKA, Wai Wahdan, telah menjumpai Menteri Perhubungan, Jalan serta Jembatan Republik Sudan, Makkawi Muhammad Awad, dan Direktur Jenderal Sudan Railways Corporation (SRC), Mohamed Taha Ahmed, di kantor semasing, di Khartoum, Sudan.

Pertemuan itu difasilitasi oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Republik Sudan serta Negara Eritrea, Burhanuddin dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Khartoum

Keperluan investasi Sudan cukup besar karna dalam gagasan strategis itu Pemerintah Sudan bakal lakukan revitalisasi transportasi kereta barah yang cukup masif, seperti ; perbaruan armada kereta barah Sudan dengan cara bertahap, yang sekarang ini sejumlah 60 kereta lokomotif serta kian lebih 2. 800 kereta penumpang.

Diluar itu, revitalisasi juga meliputi perbaruan serta pembangunan jalur kereta barah Sudan yang panjangnya meraih kian lebih 8. 000 km.

Sesudah berjumpa, ke-2 iris pihak memiliki komitmen serta mempersiapkan dan action rencana kurun waktu agar bisa selekasnya bekerja bersama untuk kebutuhan industri kereta barah ke-2 negara, terlebih dalam menindaklanjuti ada keperluan pengadaan 6 unit kereta lokomotif dan 800 unit kereta barang di Sudan.

Pencabutan beberapa besar hukuman ekonomi Amerika Perkumpulan (AS) pada Sudan dimuka 2017 lantas sudah membuat iklim investasi asing yang begitu menarik. Beragam negara dan perusahaan asing mulai beramai-ramai menjajaki potensi usaha Sudan di beberapa bagian, termasuk juga kereta barah.

” Karenanya, kecepatan dalam memakai kesempatan usaha yang ada jadi satu diantara hal utama yang butuh selekasnya di perhatikan oleh perusahaan atau entrepreneur yang menginginkan meningkatkan bisnisnya di Sudan, termasuk juga INKA yang cukup pas dalam menangkap kesempatan ini, ” kata Burhanuddin, dalam siaran pers, Jumat (19/5/2017).

Dalam kunjungan itu, delegasi INKA juga berkunjung ke pusat pengoperasian dan pusat workshop Kereta Barah Sudan, yang ada di kota Atbara, River Nile State, atau di kota yang berjarak 330 km di samping utara Khartoum.

About admin