Home / Uncategorized / OJK Menyelidiki Masalah EP Larasati

OJK Menyelidiki Masalah EP Larasati

OJK Menyelidiki Masalah EP Larasati – Otoritas Layanan Keuangan (OJK) bakal menelusuri keterlibatan aktor intelektual dibalik masalah EP Larasati, walau yang berkaitan saat ini telah diamankan oleh Polda Metrojaya.

Masalah penipuan investasi yang dikerjakan bekas karyawan PT Reliance Securities itu pernah ramai di paruh pertama th. lantas.

(Baca : Bila Dapat dibuktikan Bersalah, Bekas Karyawan Reliance Securities Terancam Lima Th. Penjara)

” Sesaat ini Larasati telah ditahan di Polda dalam saat persidangan. Namun, kami menginginkan saksikan lagi aktor intelektual, ini mesti kita dapatkan, ” kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis, OJK Hendrikus Ivo di Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Hendrikus menjelaskan, industri layanan keuangan semestinya dijaga atau digawangi oleh beberapa orang yang mempunyai integritas yang baik. Atas basic itu, OJK bakal bergerak mencari tahu apakah Larasati bekerja sendiri atau masihlah ada kawan lain.

” Kami lagi mempelajari kedalam apakah benar Larasati seseorang diri? Ada tak hubungannya dengan manajemen atau pihak lain yang masihlah ada di perusahaan (Reliance Securities) itu. Itu kewenangan pak Kamil (Kepala Departmen Penyidikan Bidang Layanan Keuangan), ” tambah Hendrikus.

Hendrikus juga menyampaikan, OJK bakal bekerjasama dengan kepolisian untuk dapat menjerat Larasati dengan pasal berganda. Larasati dikira lakukan pelanggaran bukan sekedar penipuan serta penggelapan, namun juga pelanggaran di bagian pasar modal.

” Bila OJK sebagai penyidik itu mesti menyentuh Undang-undang bidang layanan keuangan, dalam soal ini UU Pasar Modal. Oleh karenanya, kami bekerjasama dengan Polda Metrojaya untuk melapis aksi hukum pada Landasan ini, ” kata Hendrikus.

Berdasar pada website resmi Pengadilan Negeri Jakarta Barat, ditulis Kontan, Kamis (27/10/2016), Larasati didakwa tidak mematuhi Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 mengenai penipuan dengan hukuman optimal empat th. kurungan penjara.

Larasati diadili berdasar pada laporan dari nasabah Reliance ataupun Reliance sendiri. Larasati disangka sudah mencatut serta menyalahgunakan nama Reliance waktu jual product investasi berbasiskan SUN FR0035.

Walau sebenarnya, Reliance menandaskan, kalau Larasati bukanlah sisi Reliance mulai sejak April 2014.

About admin