Home / berita umum / Melihat Kirab Satu Negeri yang Menyuarakan NKRI Harga Mati di Surabaya

Melihat Kirab Satu Negeri yang Menyuarakan NKRI Harga Mati di Surabaya

Melihat Kirab Satu Negeri yang Menyuarakan NKRI Harga Mati di Surabaya – Rombongan Kirab Satu Negeri GP Anshor datang di Polrestabes Surabaya. Bendera merah putih diserahkan terhadap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan serta diserahkan kembali buat menyambung kirab ketujuan Malang.

Setiba di Polrestabes Surabaya rombongan Kirab Satu Negeri diterima deretan anggota Polrestabes Surabaya, beberapa tokoh agama serta muda-mudi mengenakan pakaian rutinitas.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan memberikan kalau acara kirab Satu Negeri yg mengucapkan NKRI harga mati dengan mengikaran dari Sabang hingga Merauke merupakan acara yg menakjubkan.

” Ini merupakan acara yg sangatlah baik dengan peserta dari lima daerah terluar di Indonesia. Mereka berjalan serta bakal bergabung di Jogyakarta. Mengucapkan kita ini Indonesia serta NKRI harga mati. Kelihatan dengan ada banyaknya keberagaman namun kita terus satu ialah Indonesia, ” kata Rudi terhadap wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (8/10/2018) .

Rudi mengemukakan masuk tahun politik ini, pihaknya mau membawa semuanya bagian di Kota Surabaya buat mengontrol keutuhan NKRI.

” Saat pelaksanaan pemilu 2019. Mari kita menjaga keutuhan bangsa ini. Mari kita menjaga persatuan kesatuan serta persatuan Indonesia, ” papar Rudi.

Disamping itu, Ketua PW GP Anshor Ja-tim Mohammad Abid Umar Faruq mengemukakan kemunculannya di Mapolrestabes yaitu dalam serangkaian Kirab Satu Negeri.

” Kehadiran kami di Polrestabes Surabaya lantaran bagaimanapun juga juga ketertiban serta keamanan itu merupakan hak serta kekuasaan kepolisian. Karenanya kita mesti bersinergi dengan pihak kepolisian, ” papar pria yg akrab di panggil Gus Abid ini.

Gus Abid pun memberikan dalam Kirab Satu Negeri, pihaknya pun membawa satu diantaranya pesan privat ialah mengontrol kesatuan serta persatuan.

” Satu diantaranya pesan yg kami bawa juga dalam Kirab Satu Negeri yaitu biar kita ingat mengontrol persatuan itu lebih utama ketimbang semua keperluan yg ada. 17 bendera merah putih ini kami arak dari area Rote. Area terluar dari ujung Indonesia yg melalui lautan. Kami mau memperlihatkan kalau tak ada negara beda di dalam sebuah negara Indonesia, ” pungkas Gus Abid.

About admin