Home / berita umum / Jatuhnya Batu 100 Kg Dari Tembok Ratapan Tak Memakan Korban Jiwa

Jatuhnya Batu 100 Kg Dari Tembok Ratapan Tak Memakan Korban Jiwa

Jatuhnya Batu 100 Kg Dari Tembok Ratapan Tak Memakan Korban Jiwa – Suatu potongan batu besar jatuh dari Tembok Ratapan serta hampir menerpa seseorang peziarah yang tengah berdoa di dekatnya. Otoritas Yerusalem lalu membatasi akses ke tempat suci umat Yahudi itu untuk sesaat waktu.

” Batu, seberat 100 kg, jatuh di dekat seseorang wanita yang tengah berdoa… tanpa mengenainya, ” Wali Kota Yerusalem, Tidak Barkat

Tidak Barkat menyampaikan, tidak ada korban dalam insiden yang berlangsung pada Senin (23/7) waktu ditempat ini adalah ‘keajaiban besar’.

Di hari yang sama, Tidak Barkat berkunjung ke sisi Tembok Ratapan yang disebut tempat peristiwa bersama dengan petinggi keamanan serta insinyur kota Yerusalem. Otoritas keamanan ditempat secara langsung mengatakan tempat itu beresiko serta menutupnya untuk umum sampai kontrol usai dikerjakan.

Dalam pengakuan terpisah, Rabbi Tembok Ratapan Shmuel Rabinowitz menyebutkan kenyataan jika insiden itu berlangsung sesudah acara perkumpulan umat Yahudi diselenggarakan di Tembok Ratapan, benar-benar membuat kuatir.

Pada Minggu (22/7) waktu ditempat, beberapa puluh ribu peziarah Yahudi penuhi ruang utama serta lapangan terbuka Tembok Ratapan untuk menghadiri doa tahunan berkabung buat runtuhnya kuil-kuil Yahudi masa Alkitab, atau umum dikatakan sebagai peringatan Tisha B’Av.

Insiden jatuhnya batu seberat 100 kg ini berlangsung di ruang yang termasuk tidaklah terlalu banyak didatangi peziarah Yahudi. Di ruang itu, beberapa peziarah pria serta wanita diijinkan berdoa bersama dengan, yang kontra dengan praktek Yahudi Ortodoks.

Ditegaskan Rabbi Rabinowitz jika bebatuan yang ada diatas ruang doa utama di Tembok Ratapan dengan cara teratur dikerjakan kontrol oleh team profesional, seputar 2x dalam satu tahun.

About admin