Home / indonesia / Jadi Paskibraka Tidak Semua Bisa |Peristiwa

Jadi Paskibraka Tidak Semua Bisa |Peristiwa

Jadi Paskibraka Tidak Semua Bisa |Peristiwa Seleksi ketat dilakukan bagi para peserta didik siswi yang mau jadi Paskibraka. Mengibarkan bendera pusaka dikala perayaan HUT Kemerdekaan di Istana Negara.  Wajar, sebab pengibaran bendera bakal dilakukan di depan petinggi negara termasuk juga Presiden Republik Indonesia & Wakil Presiden Republik Indonesia. Sempurna, yakni tuntutan yang diberikan pada para calon Paskibraka.

Seleksi awal dilakukan di tingkat kabupaten/kota bagi peserta didik siswi tingkat SMA atau sederajat yang ingin atau terpilih mewakili sekolahnya. Panas-panasan, kondisi yang barang pasti dihadapi para calon Paskibraka. Sampai hasilnya lolos mewakili provinsinya.

Anggota Paskibraka Nasional 2016 Ayu Astria Umalekhoa menjelaskan betapa susahnya jadi satu orang Paskibraka. Ia bersyukur sanggup lolos seleksi mewakili Propinsi Maluku.

“Prosesnya demikian panjang, berawal dari Kab setelah itu ke Propinsi & seterusnya terpilih dua pasang, lanjut ke Nasional. Di nasional pula seleksi & alhamdulillah aku terpilih,” kata Ayu usai Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Istana Negeri, Jakarta, Kamis 18/8.

Ayu mengaku memang lah sejak mungil berkeinginan jadi satu orang Paskibra. Ia mau ikut mengibarkan bendera pusaka di Istana, disaksikan oleh pejabat-pejabat penting negara.

“Paskibraka menurut aku mampu untuk kita gampang dikenal di warga, sebab satu orang remaja yang mengabdi pada negeri & mengibarkan Sang Saka Merah Putih,” terang beliau.

About admin