Home / berita umum / Gaduh Becak di Jakarta,Bikin Perbedaan Pendapat

Gaduh Becak di Jakarta,Bikin Perbedaan Pendapat

Alat transportasi roda tiga, becak, kembali ramai dibicarakan warga sehabis banyak pengayuh becak udah punyai halte atau shelter di Kelurahan Penjagalan, Teluk Gong, Jakarta Utara. Banyak tukang becak beberapa 1. 685 itu bergabung dengan cara sah di Serikat Becak Jakarta (Sebaja) .

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengemukakan, walaupun tidaklah ada payung hukum yg mengontrol becak di Jakarta, faktanya angkutan umum roda itu tiga beroperasi di Ibu Kota.

“Mereka beroperasi senantiasa serta sejauh ini kami tak punyai landasan hukum yg kuat, ” paparnya di Balai Kota, Kamis, 11 Oktober 2018.

Atas basic itu, Anies mengemukakan DKI butuh mengontrol operasional becak hingga diajukanlah revisi Ketetapan Daerah Nomer 8 Tahun 2007 terkait Ketertiban Umum yg melarang becak. Perancangan revisi udah diserahkan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI saat lalu.

Pemerintah Propinsi DKI Jakarta udah kirim surat ke DPRD DKI. Anies Baswedan berujar udah menyerahkan surat itu terhadap Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. ” Bila suratnya udah saya kirim hampir dua bulan yang silam, ” kata Anies Baswedan, Kamis, 11 Oktober 2018.

Anies menjelaskan gak mempermasalahkan pengakuan tegas Prasetio Edi Marsudi, yg menampik keras program becak itu. Ia tunggu jawaban sah dari orang politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Prasetio berkukuh tak kan mendukung program Anies itu dengan gak membicarakan masukan revisi perda. Ia menilainya ide itu suatu kemunduran serta bakal merepotkan pemerintah daerah. “Tidak akan terealisasi ada becak di Jakarta, ” ujarnya, Rabu, 10 Oktober 2018

Menurut Kepala Grup Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Yani Wahyu, sampai sekarang, becak tetap dilarang beroperasi di Ibu Kota. “Yang melanggar bakal kami tindak, ” ujarnya.

Nyata-nyatanya, kata pelaksana pekerjaan Kepala Dinas Perhubungan Sigit Wijatmoko, menurut data Sebaja, ada lebih kurang 1. 600 becak di Jakarta, sebagian besar di Jakarta Utara serta Jakarta Barat.

Ia memaparkan kedepannya becak cuma berubah menjadi angkutan lingkungan yg dilarang beroperasi di jalan raya. “Kami tak menoleransi menambahkan banyaknya tukang becak, ” paparnya, Kamis.

Pendamping Sebaja, Gugun Muhammad, menjelaskan udah bikin rute operasional becak di jalan lingkungan. “Tidak asal-asalan mangkal, ” pungkasnya. Ia mempersilakan Satpol PP DKI mengusung becak yg beroperasi di jalan raya.

Awal kalinya, Anies Baswedan memohon warga melihat becak dengan cara seimbang. Jakarta adalah kota yg berikan peluang terhadap semua masyarakatnya.

” Jangan sampai gilas mereka dengan pemikiran kalau mereka merupakan pengganggu perubahan serta kemoderenan di Jakarta, ” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Oktober 2018. ” Mereka lantas mau punyai kepastian pekerjaan sama seperti profesi-profesi yg beda. “

Buat menanggung becak gak mengganggu jalan raya Ibu Kota, Anies bakal mengontrol banyak tukang becak itu, termasuk juga lokasi mereka beroperasi. Dia meyakinkan tukang becak gak bakal berada pada Jalan Thamrin atau Sudirman, namun di berjalan-jalan yg tidaklah ada arah angkutan kota.

About admin