Home / berita umum / E-Ticketing KRL Membuat Proses Transaksi Lebih Lama

E-Ticketing KRL Membuat Proses Transaksi Lebih Lama

E-Ticketing KRL Membuat Proses Transaksi Lebih Lama – Beberapa ratus penumpang di Stasiun Depok lama sangat terpaksa mengantre untuk dapat masuk ke peron keberangkatan. Pemberlakuan ticket kertas menjadi efek dari proses pembaruan serta pemeliharaan skema E-Ticketing KRL membuat proses transaksi lebih lama.

Pantauan merdeka. com di Stasiun Depok Lama, Senin (23/7), seputar jam 06. 30 WIB, beberapa penumpang sangat terpaksa mengantre lama di loket pembelian karcis yang dilayani dengan cara manual oleh petugas. Antrean juga berlangsung waktu penumpang akan melalui pintu masuk ke ruang peron.

” Jadi lama akhirnya. Jika dahulu tinggal tap, secara langsung masuk, ” keluh Dede, salah seseorang penumpang yang akan pergi kerja ke lokasi Sudirman, Jakarta.

VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa lewat tayangan pers yang di terima wartawan menuturkan, sekarang ini semua ticket perjalanan KRL memakai Ticket Harian Berjaminan. Pemakaian KMT serta Kartu Bank belumlah bisa dikerjakan hari ini. Dia memohon, sepanjang pembaruan serta pemeliharaan skema E-Ticketing masih tetap berjalan, pemakai KRL diimbau mempersiapkan waktu lebih.

” PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dihadapi semua pemakai KRL sepanjang masa pembaruan serta pemeliharaan skema ticket elektronik. Keinginan maaf terutamanya kami berikan pada beberapa pelanggan setia kami, pemilik Kartu Multi Trip (KMT) ataupun kartu uang elektronik dari bank yang masih memang perlu lakukan transaksi ticket pada loket sebelum memakai layanan KRL sepanjang masa pemeliharaan berjalan, ” kata Eva.

Dia menuturkan, skema ticket elektronik KRL sudah berjalan semenjak Juli 2013 serta PT KCI memang perlu lakukan pembaruan serta pemeliharaan skema dalam taraf keseluruhnya. Hal seperti ini mesti dikerjakan untuk melindungi keandalan skema ini di waktu mendatang.

” Pembaruan skema serta pemeliharaan dikerjakan semenjak Sabtu 21 Juli 2018. Menjadi bentuk mitigasi bila proses pembaruan masih tetap memerlukan waktu jadi untuk kelancaran mobilitas pemakai KRL pada Senin 23 Juli 2018 transaksi ticket KRL akan memakai ticket kertas yang diberlakukan di 79 stasiun KRL diawali dari perjalanan kereta pertama sampai kereta paling akhir, ” katanya.

Menurut Eva, ticket kertas di jual seharga Rp 3. 000 ke semuanya stasiun arah. Untuk percepat proses transaksi pemakai layanan diimbau untuk mempersiapkan uang tunai sesuai dengan tarif ticket kertas.

” Prosedur pembeliannya, pemakai bisa mengantre di loket ataupun pada petugas diluar loket yang melayani pembelian ticket kertas ini. Satu ticket kertas cuma bisa dipakai oleh satu orang pemakai untuk 1x perjalanan KRL. Di stasiun awal, ticket kertas memang perlu dipertunjukkan pada petugas untuk diikuti jika ticket itu sudah terpakai serta setelah itu disimpan oleh pemakai layanan menjadi sinyal bukti perjalanan, ” ujarnya.

About admin