Home / berita umum / Dua Warga Desa Makmur Di Tangkap Polisi Karena Mengedarkan Uang Palsu

Dua Warga Desa Makmur Di Tangkap Polisi Karena Mengedarkan Uang Palsu

Dua Warga Desa Makmur Di Tangkap Polisi Karena Mengedarkan Uang Palsu – Slamet Raharjo (50), warga Desa Makmur, Kabupaten Pelalawan serta Siti (51) warga Sebatang Barat Kabupaten Siak di tangkap polisi. Keduanya nekat membuat serta mengedarkan duit palsu ke warga buat beroleh keuntungan.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah menyampaikan, keduanya di tangkap atas laporan warga inisial Rel yg resah lantaran terima duit dari ke dua pemeran yg nyata-nyatanya palsu. Ke dua pemeran acapkali bertransaksi jual beli dengan menggnakan duit palsu tersebut di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

” Persoalan ini tersingkap kala ada pedagang yg jual ikan, si pemeran yg wanita (Siti) beli dagangan korban bersifat ikan banyak 7 kilo-gram. Pemeran terburu-buru pergi sehabis membayar dengan duit palsu itu, banyak Rp 420 ribu, ” kata Barliansyah.

Berasa udah ditipu, korban lantas memberikan laporan peristiwa itu ke kepolisian setempat. Lantas Kapolsek Koto Gasib Ipda Iswandi serta anak buahnya laksanakan penyelidikan dengan mencari pemeran. Tidak lama setalah itu, pemeran Siti di tangkap.

” Tersangka Siti di tangkap kala ada di tempat tinggalnya Kampung Pinang Sebatang, kala itu dia pengin pergi berjualan. Selanjutnya petugas periksa dompetnya, serta menemukannya beberapa duit palsu, ” ucap Barliansyah.

Terhadap polisi, Siti mengaSlamet Raharjo (50), warga Desa Makmur, Kabupaten Pelalawan serta Siti (51) warga Sebatang Barat Kabupaten Siak di tangkap polisi. Keduanya nekat membuat serta mengedarkan duit palsu ke warga buat beroleh keuntungan.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah menyampaikan, keduanya di tangkap atas laporan warga inisial Rel yg resah lantaran terima duit dari ke dua pemeran yg nyata-nyatanya palsu. Ke dua pemeran acapkali bertransaksi jual beli dengan menggnakan duit palsu tersebut di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

” Persoalan ini tersingkap kala ada pedagang yg jual ikan, si pemeran yg wanita (Siti) beli dagangan korban bersifat ikan banyak 7 kilo-gram. Pemeran terburu-buru pergi sehabis membayar dengan duit palsu itu, banyak Rp 420 ribu, ” kata Barliansyah.

Berasa udah ditipu, korban lantas memberikan laporan peristiwa itu ke kepolisian setempat. Lantas Kapolsek Koto Gasib Ipda Iswandi serta anak buahnya laksanakan penyelidikan dengan mencari pemeran. Tidak lama setalah itu, pemeran Siti di tangkap.

” Tersangka Siti di tangkap kala ada di tempat tinggalnya Kampung Pinang Sebatang, kala itu dia pengin pergi berjualan. Selanjutnya petugas periksa dompetnya, serta menemukannya beberapa duit palsu, ” ucap Barliansyah.

Terhadap polisi, Siti mengakui dirinya sendiri beroleh duit palsu itu dari Slamet, kawan prianya. Lantas polisi laksanakan pengembangan dengan mencari kehadiran Slamet.

Tdk juga diperlukan saat lama, Slamet di tangkap sore harinya seputar waktu 16. 45 Wib kala kembali bekerja menjadi buruh bangunan di satu buah perumahan. Selanjutnya polisi memohon Slamet utk memberikan di mana tempat tinggalnya. Dirumah Slamet, petugas menemukannya mesin printer merk Canon yg dimanfaatkan utk membuat palsu itu.

” Petugas juga menemukannya duit palsu dari tangan ke dua tersangka keseluruhan Rp 530 ribu, dengan rician duit pecahan Rp 100 ribu 4 lembar, Rp 50 ribu 2 lembar, Rp 10 ribu 10 lembar, serta pecahan Rp 5 ribu 6 lembar, ” jelas Barliansyah.

” Sekarang ke dua pemeran udah ditahan utk sistem hukum sesudah itu. Barang untuk bukti duit palsu kita sita utk keperluan penyidikan, ” pungkas Barliansyah.kui dirinya sendiri beroleh duit palsu itu dari Slamet, kawan prianya. Lantas polisi laksanakan pengembangan dengan mencari kehadiran Slamet.

Tdk juga diperlukan saat lama, Slamet di tangkap sore harinya seputar waktu 16. 45 Wib kala kembali bekerja menjadi buruh bangunan di satu buah perumahan. Selanjutnya polisi memohon Slamet utk memberikan di mana tempat tinggalnya. Dirumah Slamet, petugas menemukannya mesin printer merk Canon yg dimanfaatkan utk membuat palsu itu.

” Petugas juga menemukannya duit palsu dari tangan ke dua tersangka keseluruhan Rp 530 ribu, dengan rician duit pecahan Rp 100 ribu 4 lembar, Rp 50 ribu 2 lembar, Rp 10 ribu 10 lembar, serta pecahan Rp 5 ribu 6 lembar, ” jelas Barliansyah.

” Sekarang ke dua pemeran udah ditahan utk sistem hukum sesudah itu. Barang untuk bukti duit palsu kita sita utk keperluan penyidikan, ” pungkas Barliansyah.

About admin