Home / berita umum / BPN: Ketiadaan Pemaparan Visi-Misi Rugikan Demokrasi

BPN: Ketiadaan Pemaparan Visi-Misi Rugikan Demokrasi

BPN:  Ketiadaan Pemaparan Visi-Misi Rugikan Demokrasi –Koordinator Juru Bicara Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) capres serta cawapres nomer urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pergantian misi serta visi Prabowo-Sandi dikerjakan cuma untuk estetika saja.

Didapati team Prabowo-Sandi memang barusan memberikan laporan terdapatnya pergantian Visi serta Misi ke Komisi Penentuan Umum (KPU) pada Kamis (10/1) tempo hari.

Dahnil sendiri menyatakan tiada soal yang penting yang mereka ganti, cuma beberapa kalimat, susunan bahasa, serta layout penampakan visi misi saja buat kebutuhan estetika serta biar simpel dimengerti orang.

Walaupun menekankan estetika, Dahnil menyatakan memang benar ada empat point soal yang jadi perhatian waktu misi serta visi itu dirubah. Ialah pertama kata Dahnil, pemanfaatan bahasa yang nudah dimengerti oleh rakyat.

Ke dua katanya, menguatkan rekomendasi serta basic pokok misi serta visi berdasarkan pada Pancasila serta UUD 45.

“Di mana memerlukan penegasan jika Prabowo-Sandi pingin kembalikan pembangunan ekonomi mesti berdasarkan konstitusi ialah Klausal 33,” kata Dahnil.

Untuk point tiga ialah dikerjakan untuk menguatkan pesan Visi hari depan pemerintah Prabowo-Sandi yang pingin mendatangkan perasaan aman untuk semua, adil untuk semua, makmur untuk semua.

“Intinya rakyat yang pokok. Serta point paling akhir itu barusan, ada pergantian layout biar lebih menarik,” katanya.

Yang pasti katanya, tidak banyak inti yang dirubah dari visi misi punya pasangan calon nomer urut 02 itu.

“Substansi-substansinya sedikit berganti terkecuali tata bahasa serta estetika saja,” katanya.

About admin